BANYUASIN – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr.H. Herman Deru memimpin langsung. Kegiatan tanam padi serentak di lahan cetak sawah rakyat di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Jumat (27/3/2026).
Kegiatan tersebut turut dìhadiri Bupati Banyuasin Askolani, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud. Serta jajaran Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Tanam padi serentak ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen Sumsel sebagai salah satu daerah penghasil pangan utama nasional.
Herman Deru mengatakan, semangat petani serta dukungan berbagai pihak. Menjadi kunci dalam menjaga dan meningkatkan produksi pangan di daerah.
“Hari ini menjadi momen bersejarah. Semangat petani dan daerah harus terus dìjaga agar kita tidak terlena di zona nyaman. Kita harus terus berbuat dan meningkatkan produksi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari total alokasi 33 ribu hektare program cetak sawah. Berdasarkan survei investigasi desain, Provinsi Sumsel telah berhasil merealisasikan sekitar 18 ribu hektare pada tahun 2025. Capaian tersebut dìraih meskipun dìhadapkan pada berbagai tantangan, seperti kondisi lahan yang tergenang akibat banjir.
“Ini berkat kerja keras kepala daerah, TNI, dan para petani. Hari ini menjadi momentum penanaman padi serentak di lahan hasil cetak sawah tersebut. Kita harapkan produksi terus meningkat dan posisi Banyuasin sebagai daerah peringkat pertama produksi tetap terjaga, bahkan meningkat,” katanya.
Peringkat 3
Herman Deru juga menyampaikan bahwa secara nasional, Sumsel berada di peringkat ketiga. Dalam peningkatan produksi pangan. Ia optimistis Sumsel akan terus berperan sebagai penyangga pangan nasional.










