BATURAJA – Ini pemberitahuan sekaligus warning bagi masyarakat pengguna medsos di dunia maya (internet).
Salah satu alamat di Perumahan Karang Sari, Jl Jati No 421, RT 04, RW 07, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja, OKU sering dìcatut orang
Alamat tersebut sering dìgunakan oknum untuk menipu di dunia maya. Modusnya ada dua. Kalau tidak urusan percintaan (pacaran), atau bisnis jual beli barang seperti mobil atau motor.
Terakhir, pada Minggu pagi (22/06/2025), ada laki-laki yang mengaku dari Provinsi Jambi mencari nama Rusdayanti dengan alamat tersebut di atas.
“Pak RT, ini ada orang mencari alamat ini,” ujar tukang ojek mengantarkan pria paruh baya yang mencari alamat tersebut.
Pria ini mencari nama Rudayanti, janda yang cerai dengan suaminya. Di KTP tertulis alamat Jl Jati No 421 RT 004 RW 007, Desa Tanjung Baru, Baturaja Timur. Mereka kenalnya dari FB.
Perempuan ini di KTP berjilbab dan kelahiran Baturaja, 15 Juli 1981. KTP yang dìgunakan dìduga palsu karena jelas alamatnya bukan alamat dia. Fotonya juga posisi miring.
Kebetulan Ketua RT 04 RW 07 Tanjung Baru, Purwadi sedang tidak di rumah.
“Pak RT lagi keluar. Kalau alamat ini benar ada di RT 04 ini. Tetapi nama Rusdayanti di KTP ini tidak ada orangnya,” ujar Novi, istri Ketua RT 04.
Kejadian dugaan penipuan tersebut bukan pertam kali ini saja. Sudah lebih dari 5 kasus dengan modus yang sama.
“Saya sudah beberapa kali, mungkin lebih dari 5 kali dìdatangi atau dìtelpon orang yang menanyakan alamat tersebut,” ujar Purwadi, Ketua RT 04 RW 07 Tanjung Baru.
Bahkan, ada yang dari Kalimantan. Lewat temannya di Baturaja menanyakan perempuan bernama Intan Nuraini, dengan alamat yang sama, Jalan Jati No 421.
Modusnya mereka pacaran dan berjanji akan menikah. Pria itu siap-siap berangkat dari kalimantan via pesawat transit di Jakarta terus ke Palembang dan Baturaja.
Untungnya, pria asli Jawa ini memastikan dulu alamat perempuan tersebut lewat temannya (Dul). Lalu, Dul bertanya kepada Ketua RT 04, Purwadi.