BATURAJA — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Teknik Universitas Baturaja (UNBARA) Cabang Baturaja secara resmi membuka Basic Training (Latihan Kader 1 / LK 1).
Latihan Kader ini mengusung tema, “Revitalisasi Peran Insan Akademis dalam Bingkai Nilai-Nilai Islam yang Kritis dan Adaptif di Era Disrupsi Digital.”
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mencetak kader-kader muda Islam. Kader yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual. Tetapi juga kepekaan sosial dan spiritual yang kuat di tengah derasnya arus perubahan teknologi dan informasi.
Era dìsrupsi dìgital menuntut insan akademis untuk tidak sekadar menjadi penonton. Melainkan pemuda yang jadi aktor utama dan mampu membaca zaman. Pemuda yang bersikap kritis, serta adaptif tanpa kehilangan jati diri keislaman.
Ketua Umum HMI Komisariat Teknik Unbara Cabang Baturaja, Renaldi Ipranata. Dalam sambutannya menegaskan. Bahwa LK 1 bukan sekadar proses formal kaderisasi. Tapi juga sebagai uang transformasi yang akan membentuk karakter kepemimpinan. Termasuk punya daya pikir kritis. Serta integritas moral kader.
“LK 1 ini adalah titik awal lahirnya insan akademis yang progresif. Yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan tantangan modernitas. Kita ingin melahirkan kader yang tidak gagap teknologi, namun tetap kokoh dalam prinsip dan nilai keislaman,” ujar Renaldi dengan penuh semangat.
Peran Akademisi









