Ia juga menilai kepemimpinan Herman Deru berhasil membawa pembangunan. Hingga ke desa, sekaligus tetap menjaga hubungan baik dengan pemerintah pusat.
“Pak Herman Deru ini berteman dengan elit di pusat. Tetapi tetap kembali ke desa dan membangun desa. Ini luar biasa,” ujarnya.
Sektor Pertanian
Sudaryono menegaskan sektor pertanian memiliki keunggulan. Karena mampu menyerap banyak tenaga kerja dan tidak memerlukan keahlian khusus. Sehingga sangat potensial dìkembangkan di Indonesia.
Ia juga menjelaskan program Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan swasembada pangan. Menurutnya, pada 2025 Indonesia tidak lagi mengimpor beras. Dìdukung berbagai kebijakan termasuk penetapan HPP gabah kering sebesar Rp6.500.
“Hari ini menjadi kebanggaan bagi saya. Karena di tempat ini juga pernah hadir Presiden Soeharto untuk panen raya,” tambahnya.
Ketua HKTI Sumsel, Budiarto Marsul, menyampaikan. Bahwa kepengurusan HKTI telah terbentuk hingga tingkat kabupaten/kota.
Ia menegaskan komitmen HKTI untuk mendukung program pemerintah. Serta meningkatkan kesejahteraan petani di Sumatera Selatan.
“Kami akan bekerja maksimal memperjuangkan program Presiden. Dan Menteri Pertanian, serta menjadikan Sumsel sebagai penyumbang utama pangan nasional,” tandasnya. (ril/hum)








