Ketua Forum CSR Sumsel Bakal Kenalkan Perkopdesi di Ajang Padmamitra Award 2026

oleh
oleh
Dr Hadi Prayogo MIKom saat wawancara khusus dengan Bendahara Umum DPP Perkopdesi, Alya Maqdis dan Sekjend DPP, Aspuda Ferdiansiez SP. foto ist
Dr Hadi Prayogo MIKom saat wawancara khusus dengan Bendahara Umum DPP Perkopdesi, Alya Maqdis dan Sekjend DPP, Aspuda Ferdiansiez SP. foto ist

“Selama ini memang belum ada rekor muri tentang BMC KDKMP. Karena itu kami berusaha untuk mencatatkannya ke dalam rekor Muri. Dìperkiranakan akan dìcatatkan pada rekor Muri BMC kurang lebih 1.000 item,” tambah Alya yang juga Ketua SC Panitia Deklarasi Nasional Perkopdesi.

BMC memang menjadi tujuan utama Perkopdesi yakni menggabungkan bisnis koperasi di seluruh Indonesia. Menjadi tugas Perkopdesi kemudian mencarikan investor bagi pengembangan bisnis yang dìlaksanakan koperasi di seluruh Indonesia.

“Para investor akan kita tawari untuk bekerjasama dengan bisnis yang dìbangun di koperasi sehingga saling menguntungkan,” tambah Aspuda yang asal Lubuklinggau.

Nusa Economy Expo ini dìestimasikan akan hadir sekitar 1.000 – 1.500 delegasi, 50 – 60 booth expo, sekitar 1.000 business model canvas, business matching, kementrian terkait dan seluruh KDKMP se Indonesia.

Sedangkan tujuan dari expo ini adalah membangun platform nasional ekonomi desa berbasis koperasi, kewirausahaan, produk, pasar dan kemitraan. Serta mendorong KDKMP naik kelas dari sekadar unit operasional menjadi entitas bisnis yang memiliki model bisnis terstruktur.

Sedangkan tujuan utamanya adalah mengonsolidasikan KDKMP dan stakeholder ekonomi desa dari seluruh Indonesia. Menghasilkan BMC KDKMP secara serentak dan berskala nasional, membuka akses pasar, buyer, offtaker. Investor, pembiayaan, teknologi dan rantai pasok.

Selain itu juga, membangun database bisnis KDKMP nasional berbasis BMC, mendorong MOU/LOI/Kemitraan yang dapat ditindaklanjuti pasca even.

“Selain itu membentuk agenda tahunan nusa economy expo sebagai platform nasional,” jelas Alya dan Aspuda.

Tentang Perkopdesi, baik Alya maupun Aspuda optimis akan mendapat respon dari dunia koperasi di negeri ini. Karena keberadaan Perkopdesi adalah untuk memperkuat bisnis koperasi, menghubungkan satu sama lain sehingga bisnis yang dìkelola koperasi semakin kuat.

Dalam kesempatan baik Alya maupun Aspuda menawari Ketua Forum CSR Sumsel Dr. Hadi Prayogo untuk memperkuat jajaran Perkopdesi di Sumsel dengan menjadi Ketua Dewan Pembina. Permintaan itu dìsambut baik oleh Hadi yang juga dikenal sebagai wartawan senior di Sumsel.

“Niat Perkopdesi baik dan untuk masyarakat, permintaan ini saya terima. Semoga pemikiran saya bermanfaat,” katanya. (hp/pur)

No More Posts Available.

No more pages to load.