“Bahkan kita (KONI) pada akhir 2026 ada satu kegiatan yang harus dìlaksanakan yakni VO2Max. Giat menguji batas kemampuan fisik para Atlet yang akan bertanding di Porprov nanti,” papar Imron.
Oleh karena itu, kata Imron, pihaknya sangat berharap dukungan dari Komisi III DPRD OKU. Apalagi hal ini memang menjadi konsen dan mitra yang membidang dunia olahraga.
Kadispora OKU
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten OKU, Zulkarnain Gunawan SE MSi mengakui anggaran KONI di 2026 memang sangat minim. Hal ini mengingat memang keterbatasan keuangan daerah.
Namun, sesuai dengan agenda di tahun 2026 belum banyak kegiatan olahraga yang besar. Even-even seperti Porprov biasanya dìlaksanakan pada tahun ganjil.
Namun, kata Zulkarnain, untuk persiapan menghadapi Porprov kedepan (2027). Tentu pihaknya bersama KONI OKU akan membahas hal ini. Termasuk meminta dukungan dari Komisi III DPRD OKU.
“Ini akan kita bahas bersama dengan KONI OKU dan berkoordinasi dengan Komisi III DPRD OKU. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak anggota Komisi III DPRD OKU,” ujar Zulkarnain.
Tampak hadir selain Densi Hermanto (Ketua Komisi III). Ada Yeri Ferliansyah (Wakil Ketua Komisi III), anggota Sapriyanto, Hendro Saputra Jaya, Tulus Johan Efendi, Sujarwo, Yolandre Pratama Putra SIP, Dinas Rastika, dan Muslimin. Ada yang tidak hadir karena masih proses.
Dari KONI selain Ketua Umum KONI OKU Imron HS, hadir juga Ketua Harian, Aprili Mauludin SKom. Wakil Ketua I, H Ahmad Ziadi. Sekretatis KONI, Wiwin Kesuma, Bendara Umum, Hendra Meisyah. Para wakil sekretaris dan wakil bendahara.
Keliling
Komisi III yang juga sebagai Pansus III dalam membahas LKPj Bupati (APBD 2025). Selain mengunjungi sekretariat KONI juga meninjau kondisi dalam GOR Baturaja, Pagar GOR, Kolam Renang, dan Stadion Madya Kemiling.
Sebelumnya, Pansus III juga meninjau beberapa bangunan. Antara lain gedung Mall Pelayanan Publik. Gedung ini merupakan pusat pelayanan terpadu satu atap yang baru selesai dìbangun. (wad)








