Ia menekankan pentingnya kesadaran ASN dan honorer. Dalam menjaga amanah program tersebut.
“Manfaatkan betul beras itu karena kualitasnya baik. Mudah-mudahan ini bisa sangat membantu untuk keluarga. Dan tolong jangan dìjual,” ujarnya dengan tegas.
Bantu Petani
Lebih dari sekadar bantuan sosial. Program pembagian beras ini juga dìtujukan untuk menyerap hasil panen petani Sumsel. Dengan demikian, pemerintah tidak hanya meringankan ASN. Tetapi juga menjaga keseimbangan harga gabah di pasaran.
“Esensinya bukan hanya membantu ASN dan honorer. Tetapi juga menyerap hasil petani dan menjaga stabilitas harga. Jadi ada manfaat ganda dari program ini,” jelasnya.
Dengan jumlah ASN dan tenaga honorer Pemprov Sumsel yang mencapai ribuan, Herman Deru meyakini. Program ini mampu memberikan dampak signifikan terhadap penyerapan hasil pertanian. Khususnya beras, yang dìproduksi petani lokal bekerja sama dengan Bulog.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Sumsel Edward Candra. Para asisten, kepala OPD. Serta ratusan ASN dan honorer yang antusias. Menyambut pembagian beras premium ini. (hum/ril)







