Giliran Penggunaan Dana Hibah Bawaslu OKU yang Dìpersoalkan

oleh
oleh

3. Bahwa laporan kegiatan makan dan minum dìtengarai piktif.

4. Bahwa perjalanan Dinas jadi objek bermain. Dan hanya menghambur-hamburkan uang tanpa tujuan yang jelas.

5. Bahwa setiap kegiatan BAWASLU yang dìselenggarakan di Baturaja (di hotel).
Pada praktiknya ada indikasi menerima Cashback (Pengembalian sebagian uang dari suatu transaksi). Tetapi tidak dìlaporkan dalam SPJ

6.Dìduga kuat ada konspirasi oknum Bawaslu dengan petinggi APH dalam merealisasikan dana hibah pengawasan Pilkada.

Marino berharap, agar Laporan yang dìsampaikan FPR di Kejaksaan Negeri OKU. Hendaknya dapat segera dìtindak lanjuti.

 

Penerimaan Kejari OKU

 

Dalam kesempatan tersebut, Kasubsi I Intelijen, Abdullah Arbi menyampaikan ucapan terimakasih. Kepada FPR yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib, damai dan menyampaikan secara lugas.

“Sebelumnya kami juga menyampaikan terima kasih atas apresiasinya. Terhadap penindakan (red kasus korupsi) yang telah dìlaksanakan belum lama ini. Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang profesional dan berintegritas,” ujar Abdullah.

Lebih lanjut Abdullah mengatakan, bahwa Kejari OKU dalam melaksanakan tugas tanpa adanya pengaruh siapapun. Baik dari tekanan politik dari instansi terkait. Maupun tekanan dari massa.

“Kami semata-mata dalam membuka suatu kasus. Itu dìdasarkan pada alat bukti yang terang benderang. Jadi jangan sampai suatu kebenaran itu dianggap karena adanya tekanan. Suatu kebenaran harus dìungkap berdasarkan fakta dan alat bukti. Supaya kebenaran itu, benar-benar tanpa adanya tekanan dari pihak lain. Bukannya ada pesanan ataupun tekanan dari pihak massa,” tegasnya.

Selain itu, Abdullah Arbi memastikan, setiap laporan yang masuk, baik itu dari masyarakat. Inspektorat dan dari instansi manapun pasti akan dìtindaklanjuti.

“Setiap laporan pasti akan kami catat. Kami akan selesaikan sesuai administrasi. Untuk waktunya cepat atau lambat, itu karena kemampuan personil yang terbatas dìtambah lagi perkara lain yang sedang dìtangani. Sehingga kami harus memilah dan memilih mana yaang menjadi prioritas. Akan tetapi dìpastikan setiap laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti,” tutup Arbi sembari mepersilakan perwakilan FPR untuk menyampaikan laporan. (zen/and)

No More Posts Available.

No more pages to load.