Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu. Gubernur dìdampingi sejumlah pejabat strategis. Di antaranya Asisten II Bidang Ekonomi Basyaruddin Akhmad. Kepala Bappeda Regina Ariyanti, dan Kepala DPMPTSP H. Lusapta Yudha Kurnia. Hadir pula sejumlah kepala OPD Pemprov Sumsel.
Pertemuan ini tidak hanya bertujuan membahas bisnis semata. Namun juga sebagai ajang membangun koneksi personal. Dan mempererat silaturahmi sebagai pondasi kerja sama yang lebih kokoh.
Konjen Malaysia mengungkapkan rasa kagumnya. Terhadap komitmen Sumsel dalam membangun komunikasi aktif. Dengan perwakilan negara asing. Ia menyebut Sumsel sebagai wilayah. Dengan potensi ekonomi yang besar dan iklim investasi yang bersahabat.
“Kami melihat Sumsel sebagai mitra yang penting. Banyak sektor yang bisa dìgarap bersama. Seperti energi, pendidikan, dan pariwisata,” ujar Shahril Nizam.
Hubungan Kultural
Gubernur Herman Deru menegaskan Pemprov Sumsel selalu terbuka. Terhadap kolaborasi lintas negara. Apalagi dengan sesama negara ASEAN. Yang memiliki sejarah panjang hubungan kultural dan ekonomi.
Rute Kuala Lumpur–Palembang dìnilai sangat strategis. Mengingat Malaysia merupakan negara tujuan utama bagi warga Sumsel. Dalam hal pendidikan, kesehatan, hingga bisnis.
Dengan pertemuan ini, Sumatera Selatan menegaskan. Dìrinya sebagai provinsi yang aktif secara global. Dan siap memaksimalkan potensi daerah melalui jejaring internasional yang semakin kuat. (hum/ril)








