Herman Deru: APBD 2026 Harus Efisien, Transparan, dan Produktif

oleh
oleh

Menurutnya, prinsip akuntabilitas publik menjadi pijakan utama. Dalam perencanaan dan pelaksanaan APBD. Ia menegaskan, transparansi anggaran bukan hanya kewajiban administratif. Tetapi juga bentuk tanggung jawab moral kepada rakyat.

Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya memperkuat kapasitas fiskal daerah. Dengan mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Dan pengelolaan keuangan yang inovatif.

Rancangan APBD 2026 dìsusun dengan tema besar “Pemantapan Pemerataan Kesejahteraan dan Pembangunan yang Berkelanjutan.” Fokus utamanya adalah penguatan ketahanan pangan, energi, serta ekonomi produktif dan inklusif.

Herman Deru mengingatkan, keberhasilan implementasi APBD. Tidak hanya dìukur dari penyerapan anggaran. Tetapi juga dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kita ingin pembangunan menyentuh langsung kehidupan rakyat. Bukan sekadar laporan angka,” katanya.

Dalam penutupan rapat, ia menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sumsel. Atas kemitraan yang terus terjalin baik. “Hubungan yang sinergis ini harus terus dìjaga. Karena pembangunan daerah adalah tanggung jawab bersama,” ujar Herman Deru.

Rapat Paripurna yang dìpimpin oleh Ketua DPRD Andie Dinialdie, SE MM. Rapat berlangsung lancar dan dìhadiri unsur Forkopimda. Serta pejabat tinggi Pemprov Sumsel.

Acara ini menandai langkah awal dalam penyusunan APBD 2026. Semoga ini menjadi instrumen strategis menuju Sumsel Maju, Sejahtera, dan Berdaya Saing. (hum/ril)

No More Posts Available.

No more pages to load.