Jaga NKRI, Santri Harus Melek Politik

Uncategorized

BATANG, TBMNews – Sejak dahulu santri memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Perannya hingga sekarang masih dibutuhkan. Seperti disampaikan H. Arsul Sani, SH., M.Si., Anggota Komisi III MPR-RI dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan dengan Jam’iyah Rifa’iyah di Batang, pada Sabtu (30/3/2019).

Menurutnya, saat ini santri harus memahami geopolitik yang berkembang di Indonesia. Sehingga santri dapat mengambil sikap strategis, yang nantinya akan mempengaruhi arah kebijakan pemerintah.

“Saat ini banyak berkembang isu-isu dengan mengatasnamakan agama, namun diduga justru dapat mengancam keutuhan NKRI. Sehingga kita jangan mudah terkecoh dengan isu-isu tersebut,” papar H Arsul Sani.

Ia menambahkan, konsepsi empat pilar kebangsaan harus dipahami dan diaplikasikan dalam kehidupan santri. Empat pilar kebangsaan itu yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Dengan santri yang memahami konsep itu, maka tidak akan mudah terjerumus ke dalam kelompok-kelompok yang mengancam keutuhan NKRI.

Ditambahkan Ketua PD Rifa’iyah Kabupaten Batang, H. Nur Hamid, empat pilar kebangsaan menjadi roh pergerakan yang harus dipahami oleh santri saat ini. Ia menuturkan, peran santri saat ini banyak terlihat melalui ormas-ormas Islam. Sehingga sinergi antara wakil-wakil rakyat di DPR dengan ormas sangat diperlukan, agar kebijakan-kebijakan yang dihasilkan pemerintah dapat mengakomodir kepentingan umat.

“Sinergi antara DPR dan Ormas baik dalam memberikan pendidikan kebangsaan maupun dalam mengakomodir aspirasi masyarakat sangat dibutuhkan,” ucap H Nur Hamid.

Pihaknya mengapresiasi peran H Arsul sani yang aktif berkomunikasi dengan ormas-ormas Islam melalui berbagai kegiatan. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat memberikan dampak positif pada wawasan kebangsaan santri dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *