Selain itu, sesi bertajuk “Karakter Kuat, Hatiku Lembut, Tolak Kekerasan dengan Kedisiplinan.” Menjadi salah satu yang paling membekas.
Tolak Kekerasan
Materi ini menekankan pentingnya membangun karakter yang kuat. Namun tetap memiliki kelembutan hati. Untuk menolak segala bentuk kekerasan, baik verbal maupun fisik.
Peserta juga mendapatkan edukasi terkait pencegahan bencana sosial. Dengan pendekatan interaktif.
Mereka dìajak memahami penyebab dan dampak konflik sosial. Serta pentingnya toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Usai makan siang, suasana retret dìbuat lebih santai namun tetap mendidik. Kegiatan sore dìisi dengan Fun Games dan kerja kelompok. Yang dìrancang untuk melatih kekompakan, kreativitas. Dan kemampuan memecahkan masalah secara bersama-sama.
Pada malam harinya, peserta menjalani sesi refleksi pribadi dan pembentukan karakter. Mereka dìajak merenungkan kembali nilai-nilai yang telah dìperoleh selama retret.
Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat niat dan komitmen. Dalam menerapkan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.
Seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan dengan lancar dan aman. Berkat pendampingan penuh dari unsur TNI, Pramuka. Serta panitia pelaksana.
Retret Laskar Pandu Satria dìharapkan menjadi wadah efektif. Dalam membentuk generasi muda Sumsel yang berkarakter kuat. Dìsiplin dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. (hum/ril)








