Keempat Nasional
Kabupaten Banyuasin sebagai produsen padi terbesar keempat nasional. Menunjukkan peran strategisnya dalam rantai ketahanan pangan. Bersama Kabupaten OKU Timur dan OKI, ketiganya menjadi tulang punggung produksi padi di Sumsel.
Tak hanya menghadiri panen, Herman Deru membuka ruang dìalog dengan petani. Ia merespons langsung berbagai aspirasi. Termasuk pengadaan alat pertanian dan pembangunan infrastruktur pendukung.
Untuk mendukung produktivitas, Sumsel telah menyalurkan bantuan benih. Untuk lebih dari 100.000 hektare lahan, melakukan cetak sawah rakyat. Dan mengalokasikan alsintan melalui Brigade Pangan.
Prof. Herodian menambahkan. Kementan RI juga akan memperluas area sawah hingga 100 ribu hektare di Sumsel. Dan mendorong Pertamina membuka jaringan dìstribusi di Karang Agung Ilir. Agar petani bisa menikmati subsidi bahan bakar.
“Target kami jelas: Banyuasin sebagai penghasil beras terbesar keempat. Harus bisa membawa Sumsel jadi nomor satu,” tandasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Bupati Banyuasin Dr H. Askolani. Wakil Bupati Netta Indah. Staf Ahli Menteri Pertanian Dr. Suwandi. Dan jajaran OPD Pemprov Sumsel. (hum/ril)









