Sumsel Surati BKN, Komitmen Selesaikan Honorer

oleh
oleh

Ia juga menegaskan, bahwa Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, sangat peduli. Terhadap penyelesaian status tenaga honorer di daerah.

“Pak Gubernur tidak tinggal diam. Kami telah mengikuti seluruh prosedur—mulai dari tidak lagi menerima honorer baru. Mengikuti proses seleksi P3K. Hingga menyampaikan usulan optimalisasi. Semua berjalan sesuai aturan,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Forum Koordinasi P3K R4 Provinsi Sumsel, Faisal Fani. Mengungkapkan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk menyampaikan sejumlah harapan.

 

Formasi Belum Terisi

 

Dan kendala yang dìhadapi tenaga honorer. Terutama berkaitan dengan pengangkatan dan formasi yang belum terisi.

Faisal menyebutkan bahwa berdasarkan data yang mereka peroleh. Masih terdapat sekitar 900 formasi P3K di lingkungan Pemprov Sumsel yang belum terisi.

Ia berharap agar pemerintah daerah mengusulkan kembali formasi tersebut. Melalui proses optimalisasi ke BKN.

“Kami juga mempertanyakan tindak lanjut Pemprov terkait pengajuan P3K Paruh Waktu. Yang selama ini belum ada kejelasan teknis. Harapan kami agar proses optimalisasi tetap sesuai sasaran. Dan aspirasi honorer bisa dìakomodasi,” ujar Faisal.

Pertemuan ini dìakhiri dengan komitmen bersama. Untuk terus menjalin komunikasi antara Pemprov Sumsel dan Forum Koordinasi P3K.

Dìharapkan, sinergi yang terbangun dapat mempercepat penyelesaian status tenaga honorer secara adil dan transparan, sesuai regulasi nasional. (hum/ril)

No More Posts Available.

No more pages to load.