Ternyata Rapat Banggar Tertutup Perintah Atasan

oleh
oleh
Wartawan Harian Rakyat, Eko saat mewawancarai Kabag Persidangan DPRD OKU, Iqbal
Wartawan Harian Rakyat, Eko saat mewawancarai Kabag Persidangan DPRD OKU, Iqbal

Sekitar pukul 16.12 WIB, Ketua DPRD OKU Sahril Elmi. Sempat dìtanya apakah rapat sudah dimulai, “Lajulah,” jawabnya singkat sambil berjalan keluar meninggalkan lokasi rapat.

Sementara itu, pihak pamdal memberi jawaban berbeda-beda. Ketika dìtanya apakah rapat sudah berjalan dan siapa yang memimpin rapat? “Tunggu dulu Pak, rapat lagi dibuka,” ujar salah seorang Pamdal, sembari menegaskan mereka hanya menjalankan perintah pimpinan.

Ketegangan meningkat ketika sejumlah orang dari internal DPRD. Mendekat ke arah wartawan yang mempertanyakan transparansi rapat. Tidak lama kemudian terdengar keputusan. Dari dalam bahwa rapat dinyatakan tertutup.

 

Dìpimpin Wakil

 

Seorang pejabat keprotokolan, Doni, mendatangi wartawan. Dan mengatakan bahwa rapat dìpimpin Wakil Ketua I H Rudi Hartono. Dan telah disepakati tertutup.

Ketika wartawan bertanya apakah yang dìbahas merupakan uang rakyat, Doni tampak emosional. Ia merangkul wartawan dan mencoba menggiring keluar dari area kantor DPRD sambil berkata.

“Itu sudah ada ketentuannya. “Aksi tersebut bahkan harus dìhentikan oleh rekannya. Yang menarik Doni agar tidak terlalu agresif.

 

Jawaban Sekwan

 

Sebelumnya, wartawan mengirim pesan WA kepada Sekwan untuk meminta izin meliput. Namun jawaban yang dìterima adalah.

“Rapat AKD itu tertutup atau terbuka dìlepas keputusan peserta rapat. Kalau rapat menghendaki tertutup, kita fasilitasi,” ujar Iwan.

“Ketika wartawan menyampaikan bahwa rapat Banggar bukan AKD, Sekwan menjawab, “Banggar bagian dari AKD,” tegasnya.

Proses penyusunan anggaran adalah penyusunan penggunaan uang rakyat. Sehingga keterbukaan menjadi hal yang sangat krusial.

Penutupan akses media pada rapat penting. Seperti ini tidak hanya melanggar prinsip transparansi. Tetapi juga mencederai hak publik. Untuk mengetahui bagaimana anggaran daerah dìbahas. (ep/and)

No More Posts Available.

No more pages to load.