BATURAJA – Pemerintah Desa Tanjung Baru punya terobosan baru. Untuk mengatasi penurunan dana desa, Pemdes bakal kelola aset desa dengan maksimal.
Yakni rencana pecah batu di Goa Kelambit Dusun 1 Tanjung Baru. Untuk itu pemerintah desa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada Kamis (26/02/2026).
Rakor mengundang berbagai elemen masyarakat. Mulai tokoh sepuh, ulama, pemuda, perwakilan tokoh pendidikan. Dan unsur pemerintahan desa, kadus dan RT.
Rapat dìpimpin langsung Kepala Desa Tanjung Baru, Subri Bustan, ST. Hadir juga Sekretaris Desa Elli Marlina, Direktur BUMDes Purwadi, MSi. Bhabinkamtibmas AIPTU Solahuddin, Ketua Karang Taruna Revi Candra, SPd.Gr.
Tokoh masyarakat (Tomas), tokoh agama (Toga), seluruh perangkat desa, Kepala Dusun, serta para Ketua RT.
Tanah Karang
Dalam paparannya, Subri Bustan menjelaskan rencana pemanfaatan tanah karang. Tepatnya lokasi yang berada di depan kantor desa. Pengelolaan akan kerjasama dengan pihak ketiga.
Langkah tersebut kata Kades bertujuan mengoptimalkan aset desa. Agar lebih produktif dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Terutama di tengah adanya pengurangan alokasi Dana Desa.
“Kita harus mencari solusi untuk pencapaian PADes. Karena itu, seluruh aset yang ada di desa harus dìoptimalkan, melalui inovasi demi kemajuan Desa Tanjung Baru,” ujar Subri.
Tokoh masyarakat Desa Tanjung Baru, Jamri Rison, menyampaikan dukungannya. Pria yang pernah di BPD Tanjung ini setuju terhadap langkah strategis tersebut.









