Nah, untuk di BPR Baturaja Perseroda, lanjut Fitriyadi, bisa bertahan karena benar-benar menjalankan bisnis perbankan yang sesuai aturan.
“Rencana bisnis kita sudah sesuai dengan RBB (Rencana Bisnis Bank) yang sudah disetujui para pemegang saham dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham),” ujar Fitriyadi.
18 BPR yang Bangkrut
- BPRS Perseroda Kota Juang, Biruen, Aceh
- BPR Wijaya Kusuma
- BPRS Mojo Artho Kota Mojokerto (Perseroda)
- BPR Usaha Madani Karya Mulia
- BPR Pasar Bhkati Sidoarjo
- BPR Purworejo
- BPR EDC Cash
- BPR Aceh Utara
- BPR Sembilan Mutiara
- BPR Bali Artha Anugrah
- BPR Saka dana Mulia
- BPR Bank Jepara Artha
- BPR Lubuk Raya Mandiri
- BPR Sumber Artha Waru Agung
- BPR Nature Primadana Capital
- PT BPR Pakan Rabaa Solok Selatan
- BPR Pakan Rabaa
- BPR Dananta
Tujuan, Visi dan Misi BPR Baturaja
Pada laman website bprbaturaja.co.id, tujuan pendirian BPR Baturaja ini ada tiga. Pertama, memang untuk mencari laba (keuntungan). Dan menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) bagi Kabupaten OKU.
Kedua, memberikan efek domino bagi perkembangan perekonomian Kabupaten OKU. Terakhir, untuk Membuka lapangan kerja bagi putra daerah Kabupaten OKU.
Visi pendirian BPR Baturaja adalah Menjadikan BPR Terbesar dan Terbaik di Provinsi Sumatera Selatan.
Untuk mencapai visi tersebut, BPR Baturaja menuangkannya ke dalam empat misi.
Pertama, Menumbuhkembangkan perusahaan yang aman, sehat dan menguntungkan bagi Shareholder dan Stakeholder.
Kedua, Menciptakan SDM (Sumber Daya Manusia) yang profesional dalam tata kelola Bank yang baik dan mewujudkan perusahaan menjadi tempat tempat kerja terbaik di Kabupaten OKU.
Ketiga, Membudayakan semangat berinovasi dalam menciptakan produk untuk memenuhi beragam kebutuhan nasabah.
Dan keempat, Memberikan pelayanan yang tepat dan cepat untuk mencapai kepuasan yang optimal bagi nasabah. (pur)







