“Sifat Sumando kacang miang sering dianggap sebagai pengganggu. Kacang miang tuh kalau tersentuh bisa gatal gatal kita,” kata Bang Efridel Efridel, pimpinan perusahaan koran Harian Vokal, rekan kerja satu kantor Bang Ridha,.
Bang Efridel tak mau mengaku dari Padang. Dia mengaku dari Lima Puluh Kota, masih daerah tanah Minang jugalah.
“Tak baguslah tuh sifat Sumando kacang miang,” celetuknya berulang.
Ketiga sifat “Sumando Lapiak Buruak” kata Pak Tun Akhyar menimpali, sifat Sumando tersebut orangnya pemalas dan tidak bertanggung jawab.
“Sifatnya sering bergantung orang lain dalam komunitas itu atau berada dibawah ketiak seseorang, tanpa memberikan kontribusi yang berarti,”
Kehadiran Sumando Lapiak Buruak dalam komunitas hanya menjadi beban. Ibaratnya seperti tikar yang sudah buruk, usang dan tidak berguna. Tipe tiga Sumando itu seperti “abu di atas tunggul,”.
Tidak stabil dan mudah terhembus angin, tidak bisa jadi andalan juga, kalau saya punya kawan memiliki tiga tipe Sumando itu.
Sumando Ninik Mamak
Yang terbaik adalah yang ke empat ini, yaitu “Sumando Ninik Mamak”. Sumando yang ideal dan dihormati.
“Anak dipangku, kemanakan dibimbing, orang kampung dipatenggakan”.
Tipe Ninik Mamak menggambarkan seorang teman yang bijaksana, bertanggung jawab, dan dihormati.
Baik di dalam komunitas maupun di kelompok masyarakat yang lebih besar. Sumando Ninik Mamak ini begitu dihargai dan disegani.
Sumando Ninik Mamak tidak hanya menjadi ayah bagi anak-anaknya, meski bukan sebagai ketua dalam komunitasnya. Tetapi dia mau membimbing kawan untuk maju bersama sama, serta menjaga kehormatan komunitasnya mata masyarakat.
Sebenarnya, setiap tipe sumando di atas mencerminkan hubungan suami dengan keluarga istri di dalam budaya Minangkabau.
“Yang kami ceritakan umpama dalam komunitas atau kelompok masyarakat.”
Sumando Ninik Mamak sangat mengutamakan keharmonisan dan bertanggung jawab. Sumando ini menjadi gambaran ideal dalam kehidupan. Dan sifat sumando lainnya hendaknya hindari dalam kehidupan sehari-hari.
Sifat-sifat Sumando ini pernah saya dengar melalui sahabat saya Sunaryo Ningrat (Bang Riyo Ningrat ). Beliau ini bertugas sebagai anggota Polri di Polsek Rengat Barat Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau.
Cerita diatas hanya mengisi kekosongan. **Wallahu a’lam bishawab. (***)









