“Kita sudah melakukan klarifikasi kepada kedua anggota Komisioner Bawaslu tersebut,” kata Imam Zamroni.
Anehnya, menurut Kapolres Imam Zamroni, pihak Komisioner Bawaslu OKU ini tidak mengenal siapa yang mengancam mereka.
Belum Ada Laporan Isu Suap
Mengenai kabar suap menyuap dari Caleg Dapil OKU 1 (Baturaja Timur), Kapolres Imam Zamroni, mengaku belum menerima laporan secara resmi.
Yang ada katanya, sekarang pihaknya masih melakukan pemeriksaan awal terhadap dugaan ancaman dari beberapa orang terhadap dua anggota Komisioner Bawaslu OKU (FR dan AK).
“Jadi tidak ada penyerahan soal oknum anggota komisioner Bawaslu tersebut. Yang ada mereka (FR dan AK) meminta perlindungan ruang pengamanan karena terancam,” tegas Kapolres Imam Zamroni.
Kendati demikian kata Zamroni, pihaknya akan tetap mendalami rentetan peristiwa tersebut. Apakah nanti ada hal lain yang berkait dengan kejadian dugaan pengancaman tersebut atau tidak.
“Sejauh ini kita belum menerima laporan soal dugaan isu suap menyuap terhadap kedua anggota Komisioner Bawaslu OKU tersebut,” pungkas Imam Zamroni. (wad)